Deskripsi: Pertandingan antara As Roma Vs Fiorentina harus berakhir dengan skor seimbang. Meskipun awalnya Fiorentina memimpin pertandingan namun Roma berhasil menyamakan skor

Hasil Pertandingan AS Roma Vs Fiorentina Dengan Perolehan Skor 2:2

Pada pertandingan kali ini AS Roma berkesempatan menjadi tim tuan rumah. As Roma menyambut Fiorentina untuk bertanding di markasnya. Hasil pertandingan antara AS Roma vs Fiorentina dengan perolehan skor seimbang yaitu 2:2. Untuk mengetahui lebih jelasnya permainan keduanya selama pertandingan, inilah ulasannya.

Pertandingan AS Roma VS Fiorentina

Hasil akhir pertandingan kemarin, AS Roma bermain imbang yaitu 2:2 kontra  kuda hitam, Fiorentina dalam laga lanjutan serie A 2018-2019 Giornata 30 yang dilaksanakan di Olimpico 4/4 dini hari wib. Tampaknya tim keduanya mampu bermain seimbang sehingga perolehan skor akhir tetap sama hingga peluit panjang dibunyikan.

Meskipun Fiorentina sebagai tim tamu, mereka memperlihatkan kemampuan bermainnya. Sepertinya Fiorentina memanfaatkan peluang berbahaya untuk menggempur pertahanan tuan rumah. Hal tersebut terbukti dengan sumbangan gol dari German Pezzela dan Gerson. Meskipun tuan rumah tertinggal, AS Roma pun tak gentar untuk menyerang balik. Hal tersebut terbukti pula dengan sumbangan gol Nicolo Zaniolo dan Diego Perotti.

Hasil pertandingan dengan skor seimbang ini membuat AS Roma menempati posisi ke 7 pada tabel klasemen dengan perolehan poin 48. Sedangkan Fiorentina tidak bergerak menempati posisinya ke 10 dengan perolehan poin 39.

Proses Selama Pertandingan

Awal mula pertandingan Fiorentina berhasil lebih unggul dari tim tuan rumah. Pada menit ke 12 salah satu pemain Fiorentina berhasil menyumbangkan satu gol. Pemain tersebut yaitu Pezzella yang mana bola tersebut berasal dari togel singapura sepakan pojok. Berkat sundulan pemain asal Argentina berhasil membobol gawang  Antonio Mirante.

Meskipun demikian, AS Roma tak hanya diam menerima perolehan skor awal Fiorentina. Fiorentina pun hanya unggul satu poin selama dua menit. Zaniolo berhasil menyumbangkan tendangan yang mulus menerobos gawang tim tamu. Sundulan tersebut berawal dari crossing yang dilakukan oleh Justin Kluivert. Baik Roma ataupun Fiorentina mempunyai peluang sama untuk menambah gol. Tetapi hingga turun minum tim keduanya masih dengan akor sama yaitu 2:2. Tim keduanya tentu merancang strategi jitu untuk menambah poin.

Selepas dari kamar ganti, Fiorentina berhasil memimpin jalannya pertandingan. Pasalnya penggandaan gol dilakukan oleh Gerson pada menit ke 51. Tendangan keras gelandang asal Brazil tersebut sempat mengenai salah satu pemain Roma tetapi tak dapat dihalau Mirante. Maka skor berubah menjadi 1:2.

As Roma masih mempunyai peluang dan kesemptan untuk menyamakan perolehan skor. Roma tetap semangat untuk menggandakan golnya kembali. Terbukti Fiorentina hanya mampu mempertahankan keunggulannya selama 6 menit. Tendangan keras dari Perotti sukses menyeimbangkan skor tim tamu. Bola tersebut bermula dari assist Kluivert. Maka skor antara AS Roma Vs Fiorentina menjadi 2:2.

Kedua tim terus bertukar peluang untuk menambah skor. Namun diantara keduanya tak dapat mencetak gol kembali hingga peluit panjang dibunyikan. Maka pertandingan berakhir dengan seimbang.

Susunan pemain dari AS Roma: Mirante, Santop(Karsdop 65′), Fazio, Jesus, Kolarov, Zaniolo (Cengiz under 75′, Nzonzi, Cristante, Kluivert (Pellegrini 58′), Dzeko,Perotti. Susunan pemain Fiorentina: Lafont, Milenkovic, Pezzella, Hugo, Biraghi, Benassi (Chiesa 62′), Veretout, Dabo, Gerson, Simeone (Mirallas 68′), Muriel.

Jadi itulah review pertandingan antara AS Roma Vs Fiorentina. Meskipun pada awal pertandingan AS Roma harus tertinggal dari tim tamu. Namun, mereka dapat memanfaatkan peluang dan menyamakan kedudukan dengan Fiorentina. Baik AS Roma ataupun Fiorentina sama-sama mencari celah untuk menambah skor lagi. Tetapi sampai akhir pertandingan tak ada yang berhasil menambah gol.


Gelandang asal Kroasia, Luka Modric menilai Real Madrid masih mampu untuk menjuarai Liga Champions untuk musim ini.  Luka Modric yakin bahwa kualitas Los Galacticos tidak jauh berbeda bila dibandingkan dengan tiga edisi sebelumnya. “Tidak ada yang mustahil dalam sepak bola,” Kata Luka Modric, seperti yang dilansir oleh Goal.  Musim ini klub sepak bola asal Spanyol ini memang menjalani awal yang terbilang lambat. Baik di pertandingan Liga Spanyol dan Liga Champions, Los Blancos tampil kurang memuaskan.

Berganti Pelatih

Akibat dari permainan yang kurang memuaskan, diawal musim pun terjadi pergantian pelatih. Julen Lopetegui yang baru menjabat diawal musim, dipecat. Alasan diberhentikannya Julen Lopetegui adalah karena menurut ketua federasi sepak bola Spanyol, Julen Lopetegui telah melanggar nilai-nilai yang telah dipegang teguh oleh Spanyol.

“ RFEF tidak bertoleransi terhadap hal-hal yang menyinggung nilai etik kami. Ini adalah situasi yang sulit dan menyakitkan. Kami sebenarnya ingin memenangi piala dunia bersama Julen. Namun, kami masih belum tahu apa yang akan kami lakukan.” Kata Rubiales dari Twitter resmi RFEF. Posisi pelatih selanjutnya digantikan oleh Santiago Solari, yang sebelumnya merupakan pelatih tim muda Real Madrid, Castilla.

Luka Modridcyakin dan percaya dengan pengalaman menang togel online serta mentalitas skuat Real Madrid. Dan menurut pemain Timnas Kroasia itu, hal tersebut dapat memberi manfaat baik bagi klub sepak bola asal Spanyol tersebut. “Diatas segalanya untuk Real Madrid, seperti yang telah kami buktikan dalam tiga tahun terakhir, meraih yang tidak terpikirkan,” Ucap mantan pemain klub Tottenham Hostpur itu.

“Mengapa tidak bisa untuk meraih gelar yang keempat beruntun, kami akan memberikan segalanya.” Ucap Luka Modric.

Menjadi Lebih Sulit

Tetapi, meski demikian, Luka Modric menitip pesan kepada para teman-teman setimnya untuk tetap bersikap rendah hati dan selalu bekerja keras. Luka Modric rupanya merupakan tipikal pemain yang menghormati setiap lawan yang dihadapi oleh Real Madric di Eropa. Ini merupakan sikap yang bagus dan patut untuk ditiru oleh pemain lain, tidak hanya dari Real Madrid saja.

“Setiap tahun lebih sulit untuk memenangkan trofi ini. tapi seperti yang saya katakan, kami akan mencoba segalanya untuk melakukan,” ucap mantap gelandang berusia 33 tahun tersebut.

“kami telah membuktikan pada banyak kesempatan bahwa tidak ada yang mustahil bagi tim ini,” tambahnya.

Setiap tahunnya persaingan antar klub sepak bola akan jauh lebih sulit, entah itu dari segi pemain yang berubah kualitasnya atau faktor lain. Tapi, bukan berarti para pemain harus menyerah begitu saja, justru dari persaingan ketat di setiap tahunnya itulah, mereka harus bisa berusaha lebih keras lagi demi membela klub sepak bola yang dinaunginya.

Berbicara soal Luka Modric, belum lama ini pada acara FIFA Football Award yang diselenggarakan di Royal Hall, London, Luka Modric berhasil dinobatkan sebagai pemain terbaik dunia. Luka Modric berhasil mengalahkan pemain hebat lainnya yaitu Mohamed Salah dan Cristiano Ronaldo. Dinobatkannya Luka Modric tidak lepas juga dengan segala prestasi yang diukirnya di klub dan tim nasional selama kurun waktu setahun terakhir.

Setelah membawa Real Madrid pada kemenangan Liga Champions untuk ketiga klai beruntun, lalu Luka Modric berhasil melajukan Kroasia ke babak final piala dunia 2018 sebelum berhasil ditaklukan oleh Perancis. Dengan terpilihnya Luka Modric, maka berakhir sudah dominasi Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi yang selama sedekade kebelakang selalu bergantian mendapatkan gelar tersebut.


Champions League -Manchester United Training

Pertempuran derby yang hebat baru saja selesai. Man United bertandang ke Man City. Hasilnya seperti yang sudah diprediksikan, lagi-lagi The Red Devils harus tunduk dibawah ketiak The Citizen. Performa Man Utd juga terlihat menurun walaupun sebelumnya mereka memiliki kepercayaan diri usai mengalahkan Juventus di Liga Champions. Sayangnya, Man Utd belum menunjukkan peningkatan yang signifikan usai ditinggal oleh Sir Alex Ferguson. Gary Neville, mantan pemain United memberikan catatan khusus tentang masalah di tubuh United.

Bukan Kesalahan Manajer

Usai kekalahan di Etihad, Man Utd kini memiliki selisih cukup jauh yakni 12 poin di bawah City di table klasemen sementara Premier League dan peluang untuk meraih gelar musim ini pun semakin sedikit. Mereka membutuhkan keajaiban dan tentunya kerja keras jika ingin meraih gelar. Mantan bek United, Neville mengatakan dia tidak menyalahkan Mourinho dengan hasil tersebut karena beberapa hal, salah satunya sistem di dalam United sendiri.

Dia mengatakan; “Bahkan dengan pemain yang dia bawa, dia masih terjebak dengan pemain dari manajer sebelumnya,” kata Neville. Maksudnya adalah, Mou memilih sendiri pemain yang didatangkan ke United, akan tetapi, Mou dianggap masih terjebak dengan gaya permainan manajer sebelumnya. Jadi, ini dianggap bukan merupakan kesalahan Mou, karena pemain sendiri sekalipun belum bisa terlihat memainkan peran dengan baik.

Neville katakana; “Ini pertanyaan untuk Jose Mourinho, di mana posisi Manchester United saat ini?” Dia berpendapat jika permainan inibukan seperti masalah bagaimana menemukan potongan akhir dari sebuah jigsaw dan United bisa menang secara tiba-tiba hanya karena menemukan potongan tersebut.

Dia melanjutkan; “Ketika Anda melihat togel hongkong , Anda bahkan tidak yakin potongan apa yang hilang dan dibutuhkan pemain dan pelatih yang duduk dan bekerja bersama.Mereka menyelesaikan musim kedua terakhir dengan penyelesaian terbaik setelah Sir Alex Ferguson. (Tapi) Sangat membingungkan menonton Manchester United karena Anda tidak tahu apa atau siapa yang harus berubah.”

Neville tegaskan bahwa ini bukan masalah manajernya. “Jose Mourinho telah menang di mana pun dia berada – dia telah memenangkan 20 gelar, poin saya adalah: David Moyes tidak bisa memilah grup, Louis van Gaal tidak bisa memilah grup dan sekarang Jose Mourinho, manajer paling sukses, (juga) tidak bisa memilah grup.

Masalahnya Ada Pada Struktur

Gary Neville menganalisa apa yang menjadi masalah bagi Manchester United usai alami kekalahan besar 3-1 dari Manchester City. Dia mengatakan mereka memiliki “masalah secara struktural”. Walau demikian, Neville masih memiliki keyakinan pada Jose Mourinho. Ini yang menarik, karena faktanya usai Sir Alex Ferguson, ada cukup banyak pelatih yang mengambil alih posisinya, namun belum bisa ada yang menyamainya.

“Saya tidak akan terlalu cepat memberi kesimpulan dan mengatakan hal itu karena kesalahan staf pelatih – ada masalah secara struktural di klub ini yang berarti akan sulit bagi pelatih untuk membuat tim ini tampil (maksimal).Aku masih percaya padanya, pasti (ia) melalui momen yang sulit, tapi dia telah menjadi pemenang di mana pun dia berada.”

Selain itu, ada pemain yang masih menjadi andalan tim. Hanya saja, pemain tersebut masih belum bisa tampil. Mereka adalah Paul Pogba dan Romelu Lukaku. Pogba absen karena cedera dan Lukaku juga tidak bisa maksimal karena masih cedera juga. Neville mengatakan tidak adanya Pogba merupakan pukulan besar bagi United.

“Ketika saya mendengar dia tidak ikut dengan tim pagi ini, saya pikir Manchester United berada dalam kesulitan besar karena saya membayangkan lini tengah [Nemanja] Matic, [Marouane] Fellaini dan [Ander] Herrera dan bertanya-tanya bagaimana mereka akan dapatkan bola melewati lini tengah,” imbuhnya.


Leg kedua lanjutan laga Liga Champions tepatnya di perempat final telah selesai dengan menghadirkan sejumlah drama yang sengit. Drama-drama tersebut pasti akan sangat dikenang oleh fans untuk waktu yang cukup lama.

AS Roma, Bayern Munchen, Liverpool dan Real Madrid, menjadi 4 tim yang akhirnya meraih tiket menuju ke babak semifinal. Mereka pasalnya berhasil menyingkirkan Barcelona, Sevilla, Manchester City dan Juventus di perempat final.

Dalam perjuangan menuju ke semifinal ini, malahan tersaji beberapa drama yang membuat duel laga perempat final leg kedua ini amat menarik. Apa saja drama-drama tersebut?

Penalty Real Madrid serta Kartu Merah untuk Buffon

Siapa yang menyangka bahwa kiper legendaris seperti Gianlugi Buffon harus mau menerima kartu merah karena memprotes keputusan wasit yang memberikan penalty pada Real Madrid ke gawang Juventus? Juventus yang saat itu memberikan tekanan yang luar biasa pada Real Madrid ketika mereka sempat unggul dengan skor 3-0 dan juga membuat agregat sama yakni 3-3 harus gigit jari.

Di menit-menit terakhir, Cristiano Ronaldo akhirnya mencetak gol penalty yang akhirnya mampu membawa Real Madrid melaju ke babak semifinal. Buffon akhirnya melemparkan protesnya pada keputusan wasit, Michael Oliver. Ia menganggap bahwa kontak antara Lucas Vazquez dan Mehdi Benetia tak layak mendapatkan hukuman penalty.

Buffon akhirnya kehilangan ketenangannya dan akhirnya terus meluapkan kekesalannya sampai akhirnya ia diberi kartu merah oleh sang wasit. Wojciech Szczesny akhirnya masuk dan menggantikannya namun akhirnya gagal menahan penalty mematikan dari Cristiano Ronaldo.

Gol Offiside dari Leroy Sane

Manchester City tengah unggul dengan skor 1-0 atas Liverpool ketika Leroy Sane menceploskan bola menuju gawang Liverpool di penghujung babak pertama. Namun wasit, Antonio Mateu mengesahkan gol itu karena Sane dinilai dalam posisi offside. Dari tayangan ulangnya, terlihat memang Sane dalam posisi offside. Akan tetapi, bola yang datang berasal dari James Milner, gelandang Liverpool sehingga seharusnya Sane tak offside.

Pep Guardiola lah yang marah besar pada peristiwa tersebut sehingga ia mesti diusir ke tribune penonton. Seusai pertandingan, Guardiola menyebut bahwa situasi bisa saja berubah jika gol Sane disahkan dan juga Manchester City menutup babak pertama dengan keunggulan yakni skor 2-0. Akhirnya Manchester City kalah dengan 1-2 di Stadion Etihad karena dalam agregat mereka kalah dengan skor 1-5.

Momen AS Roma Kalahkan Barcelona

AS Roma menjamu Barcelona dengan keadaan tertinggal 1-4. Hampir saja tidak ada yang percaya bahwa Roma dapat lolos dengan keadaan seperti itu. namun akhirnya, Roma bisa memutarbalikkan prediksi itu. Kostas Manolas, Daniele De Rossi dan Edin Dzeko, bergantian menjebol gawang yang di jaga oleh Marc Andre ter Stegen dan membawa Roma menang dengan skor 3-0.

Roma sungguh-sungguh dominan pada laga itu dan berhasil menekan tim togel hongkong yang diperkuat oleh Lionel Messi itu di sepanjang pertandingan. sebaliknya, malahan Messi tidak memiliki kemampuan untuk menolong Barcelona dari kekalahan.

Kartu Merah Joaquin Correa

Yang terakhir adalah momen di mana Sevilla kalah dari Bayern Munchen dengan skor 1-2 di leg pertama yang dihelat dari Allianz Arena. Sampai menit ke-90 bahkan skor masih 0-0. Situasi itu membuat Joaquin Correa frustasi. Ketika Javi Martinez menguasai bola, Correa langsung saja menendang gelandang timnas Spanyol tersebut. dan tanpa ampun, wasit Wiliam Collum memberikannya kartu merah.


Liverpool semakin membaik.Penampilan Muhammad Salah benar-benar telah membuat mereka kembali menuai pujian dan rasa bangga dari fans. Bukan hanya Salah, pemain lain yang menjadi sorotan adalah Virgil van Dijk yang terlihat langsung ‘hidup’ dengan gaya permainan Liverpool. Bahkan, pemain belakang Dejan Lovren, sebagaimana dilansir dari situs Liverpool Echo, dia akan memberikan yang terbaik dan apapun yang dia bisa untuk bisa menjalin kerjasama yang bagus dengan Virgil van Dijk.

Kerjasama Dejan Lovren dan Virgil van Dijk

Dejan Lovren yang bertanggungjawab akan pertahanan The Reds memiliki harapan yang besar pada Virgil van Dijk. Dia berharap bisa menjalin kemitraan yang sukses dengan rekannya tersebut yang sama-sama menempati pusat pertahanan Liverpool.Bagaimanapun, tanggungjawab kedua pemain tersebut tidak mudah seiring dengan permainan Liga Primer yang semakin memanas dan skills tingkat dewa para pemain Judi Bola lawan yang ditunjukkan.

Ya, hadirnya pemain seharga 756 poundsterling Van Dijk, telah memberikan dukungan yang bagus untuk pertahanan Liverpool.  Rotasi yang telah dilakukan oleh manajer Jurgen Klopp memang belum menunjukkan tanda bahwa pasangan defensive Dejan Lovren dan Virgil van Dijk sebagai pilihan utama untuk pertahanan The Reds, tapi jika keduanya bisa bekerjasama dengan baik, maka keduanya akan menjadi pilihan utama.

Lovren dan Van Dijk telah terbukti memberikan yang terbaik dalam kemenangan bersih 5-0 saat Liverpool bertanding dengan Porto.Sejauh ini, mereka berdua baru kebobolan dua gol saat bermain bersama.Menariknya, dua gol tersebut terjadi saat Liverpool berhadapan dengan Tottenham di Liga Primer.Ini bisa menjadi indikasi yang bagus bagi manajer untuk membuat mereka berdua semakin bagus dalam hal kerjasama dan insting pertahanan.

Pengakuan Lovren

Mungkin, karena Van Dijk baru bergabung dengan Liverpool, belum banyak orang yang menaruh harapan besar padanya. Selain itu, pastinya pemain baru akan membutuhkan beberapa waktu untuk beradaptasi. Tapi, apa yang dilakukan Van Dijk sungguh di luar dugaan. Bahkan menurut Lovren, dia sendiri terkejut karena rekannya tersebut bisa langsung ‘hidup’ kendati baru bergabung.

“Sejujurnya saya tidak menyangka bahwa kita akan begitu cepat [bisa melakukan kerja] bersama,” kata Lovren.”Tapi saat Anda menjadi bek tengah papan atas, saya pikir itu normal dan Virgil adalah salah satu dari mereka.”Lovren tidak bisa menyembunyikan rasa kagumnya pada Van Dijk.Dia tidak menyangka jika dirinya dan rekannya bisa langsung melakukan kerjasama yang bagus tanpa membutuhkan banyak waktu.

Lovren menjelaskan; “Tentu saja dia butuh waktu untuk beradaptasi karena antara Southampton ke Liverpool berbeda, tapi dia mengerti apa yang diinginkan manajer – meski terkadang saya harus mengingatkannya juga. Saya membantunya sama seperti saya (dibantu olehnya). Ini adalah masa sulit yang terkadang sulit (untuk) beradaptasi tapi dia melakukannya dengan baik.”Van Dijk dianggap telah melakukan tugas dengan bagus walau baru saja bergabung dan bisa melihat kesempatan dengan baik untuk bisa beradaptasi secara cepat, tanpa buang banyak waktu.

Lovren juga mengatakan jika Van Dijk mendapat dukungan penuh dari tim. “Semua orang ada di belakangnya dan memberinya dukungan,” tandasnya.Kita bisa melihat kerjasama apik keduanya nanti saat Liverpool menyambut West Ham ke Anfield pada hari Sabtu. Jika Liverpool menang, mereka akan melewati sang rival Manchester United dan pindah ke tempat kedua. Liverpool bisa sangat dekat untuk terus membayangi Man City yang berada di puncak klasemen.


Jose Mourinho, manajer Manchester United, berseloroh membahas soal harga penyerang barunya di klub raksasa itu yakni Alexis Sanchez. Sanchez sendiri didatangkan dari klub Arsenal dengan nilai transfer sebesar £35 juta atau jika dalam rupiah sebesar Rp. 651 milyar. Kedatangan dirinya di klub Setan Merah itu dikabarkan sesuai dengan kesepakatan pertukaran dengan Henrikh Mkhitaryan dari Manchester United ke Arsenal.

Ditukar dengan Pemain Lainnya

Pelatih yang berasal dari Portugal tersebut melontarkan guyonan bahwa harga menebus Sanchez yang mana didatangkan MU termasuk murah. “Ia (Sanchez) adalah pemain yang murah, bukankah demikian?status bebas transfer, sangat bagus. Dengan harga tersebut maka tentu amat sangat fantastis,” jelas Mourinho seperti dikutip dari CNN Indonesia.

MU memang tak harus mengeluarkan £35 juta itu karena nilai Togel Terbaik itu ditukar dengan pemain lainnya yakni Mkhyitaryan. Setan Merah pasalnya tercatat hanya mengeluarkan sebesar total £25 juta saja. Rinciannya adalah £10 juta untuk uang kesepakatan dan £15 juta lainnya adalah untuk agen Sanchez yakni Fernando Felicevich.

Mantan manajer Chelsea tersebut menilai bahwa Sanchez adalah pemain yang hebat dengan harga yang tak terlalu mahal. Ia yakin bahwa pemain Timnas Chile tersebut bakal menambah daya dongkraknya MU pada lini depan.

Sanchez menjalani debut pertama kalinya bersama MU pada babak keempat piala FA di mana saat itu melawan Yeovil Town pada hari Minggu (27/1). Di laga yang berakhir dengan skor 4-0 untuk Setan Merah, ia pasalnya menyumbang 1 assist. “Saya pikir semua orang di negara ini bakal berpikir sama, ya. Semuanya setuju bahwa dia adalah seorang pemain fantastis dan itu juga nilai plusnya,” ungkap Mourinho lebih lanjut.

“Kami memiliki beberapa pemain di lini depan, misalnya Lingard, Lukaku di cadangan dan Zlatan dan juga Martial di kandang. Kami memiliki sekumpulan pemain yang berkualitas,” jujur Mourinho.

Gajinya Tak Mahal juga

Setelah berbicara soal harga transfer pemain baru MU itu, sekarang Mourinho berbicara tentang gaji pemain handal itu. bergabungnya Sanchez ke MU membawa sebuah konsekuensi yang besar untuk finansial klub. Dan mantan pemain Arsenal tersebut dikabarkan meminta gaji senilai £300.000 atau sekitar Rp. 5,662 milyar per minggu.

Nominal yang diminta oleh Sanchez itu membuatnya menjadi pemain dengan gaji yang paling tinggi di klub Setan Merah. Bahkan ia juga disebut-sebut sebagai pemain dengan gaji tertinggi di Liga Inggris. Upah mantan pemain Barcelona dan juga Udinese itu pasalnya mengalahkan Paul Bolga, yang mana pembelian termahal dari klub Manchester United. Pogba Cuma mengantongi £290.000 saja per minggunya.

Beberapa pihak pasalnya menganggap gaji yang diminta Sanchez itu terlampau tinggi. Namun sang manajer, Mourinho, berpendapat berbeda. Ia meragukan pandangan itu. “Saat orang-orang semuanya membicarakan soal gaji, saya merasa ragu. Saya yakin sekali bahwa angka yang diminta oleh Sanchez itu tak semahal itu,” ungkapnya dilansir dari Kompas.

Mourinho pun juga mengaku bahwa ia dan MU memiliki cara pandang yang berbeda. Pria asli Portugal tersebut meragukan bahwa Manchester United dapat mendapatkan Sanchez dengan harga yang murah dalam transfer normal.

“Kami mengamati transfer sekarang ini dan kurang lebih dia akan dijual dengan harga £100 sampai £150 juta,” ucap Mourinho lagi. Dan itu pasti menguntungkan Man United karena mereka mendapatkan Sanchez tanpa membayar sepeser pun sebagai ganti dari Mkhirtaryan ke Arsenal.